Bahkan, jika aku tak mampu berucap, apa hatimu mampu membaca gelagatku?

Minggu, 26 Mei 2013

Tentang Cinta

03.26 Posted by Unknown No comments

Hujan itu mengingatkan aku,
tentang sebuah peristiwa klise,
antara aku dan kamu.

Pikiranku melayang pada apa arti cinta yang sesungguhnya,
Perasaan yang membahagiakan hati?
Atau justru, perasaan yang menuntut untuk saling menyakiti?

Aku dan kamu,
Dua insan yang dipertemukan Tuhan untuk saling mencintai,
namun tidak untuk saling memiliki.
Jadi, untuk apa cinta sesungguhnya?
Bukankah seharusnya cinta itu membawa bahagia?
Lalu, mengapa harus selalu merasakan luka?

Hingga kini aku tak pernah mengerti,
Kamu pergi namun tak membawa luka ini,
Ini cinta yang bodoh!
Namun, mengapa diriku tak pernah mau beranjak pergi?

Aku bertanya pada hujan,
saksi bisu saat kamu pergi meninggalkanku.
Apa sesungguhnya arti cinta?
Namun, hujan tak pernah menjawabku.

Daun yang jatuh tak pernah membenci angin,
Pasir yang dihempas tak pernah membenci ombak,
Hal ini yang membuatku kini mengerti,
Cinta itu tentang sebuah ketulusan,
Walau terluka, namun tetap mencinta.
Karena sesungguhnya, luka itu mengajarkan tentang apa cinta yang sebenarnya.

0 komentar:

Posting Komentar