Bahkan, jika aku tak mampu berucap, apa hatimu mampu membaca gelagatku?

Sabtu, 18 Mei 2013

For Someone Who I Love

06.29 Posted by Unknown No comments

Hari ini aku dipertemukan Tuhan dengan seseorang yang...... Hmm, cukup berarti dalam hidupku -untuk saat ini-.

Sejak awal aku melangkahkan kaki ke dalam gedung itu, sosokmu sangat - sangat terlihat jelas dalam 'fotoreseptor' ku.

Mata ku tak pernah berhenti mengikuti setiap langkah kaki mu, aku heran, 'Mengapa mata ini tak lelah mengikuti jejakmu?' fikirku.

Bukan! Bukan karena ada hal yang fatal sehingga kamu menjadi objek penglihatanku saat ini, sungguh!

Tapi, pesona yang memancar dari lekukan wajahmu itu yang membuat ku tak pernah lelah untuk memandangimu.

Kamu, seakan menjadi candu bagi ku, layaknya keindahan yang membuat ku merasa nyaman yang harus ku nikmati dan ku abadikan adanya.

Sejak dulu, aku tak pernah bosan untuk memandangimu, memperhatikanmu, bahkan untuk mengagumimu pun aku tak pernah bosan.

Sebuah kemeja putih membalut tubuhmu, lalu jas itu melekat membalut -lagi- kemeja putihmu.

Ah, pemandangan yang indah! Sangat sangat indah!

Sejak dulu aku mencintaimu, dan aku tak pernah menyesali hal itu.

Kamu selalu membuat perasaan ku membaik, walaupun sesungguhnya jika perasaan ku tak baik pun itu karena kamu.

Tidak! Aku tidak akan menyalahkan kamu -lagi-, untuk yang kesekian kalinya.

Aku sadar betul ada alasan lain akan hal itu. Sudahlah aku sudah melupakan luka itu, walau sedikit.

Karena kini, luka itu sudah sedikit terobati atas hadirnya lagi dirimu.

Aku tak akan berharap banyak lagi kepadamu, seperti dulu. Karena aku sudah cukup merasakan sakitnya 'harapan yang terbuang sia-sia'. Ya, dengan kamu.

Kembali pada kejadian tadi pagi, aku melihat ke arahmu, dan tersenyum. Lalu, tak ku sangka, kamu pun melihat ke arahku, lalu kita berdua saling melempar senyuman. Ah, bahagia itu memang sederhana.

Ya, bahagia itu sederhana! Sesederhana aku memperhatikanmu dalam diamku, sesederhana aku mengagumimu dalam kesendirianku, sesederhana aku mencintaimu, sepenuh hatiku.

'Karena tak kau lihat terkadang malaikat,
Tak bersayap, tak cemerlang, tak rupawan'

Kamu, seseorang yang mampu membuatku merasa bahagia dan kesal dalam satu waktu.

Namun sungguh, aku mencintai semua hal yang ada pada dirimu.

Aku tahu, perasaan itu akan berubah seiring berjalannya waktu. Mendatangkan peran baru yang nantinya akan menggantikanmu.

Namun, hingga saat ini aku masih menutup hatiku untuk orang lain, karena aku..... aku sungguh-sungguh mencintaimu.

Untukmu, yang mungkin kamu tak pernah tahu bahwasanya aku sering kali memperhatikanmu,

Untukmu, yang mungkin tak pernah tahu bahwasanya aku sering kali menikmati lekukan wajahmu,

Untukmu, yang mungkin tak pernah tahu bahwasanya aku sering kali merasakan kerinduan yang menyiksaku,

Untukmu, yang mungkin tak pernah tahu bahwasanya aku sering kali mengkhawatirkan keadaanmu,

Sekali lagi, Untukmu, yang mungkin tak pernah tahu bahwasanya aku masih mencintaimu hingga saat ini,

Terimakasih untuk hari yang indah ini, untuk sebuah senyuman manis yang masih saja terbayang dalam memori kecilku. Sekali lagi, terimakasih.
Yay!! Ich liebe dich❤

0 komentar:

Posting Komentar