Bahkan, jika aku tak mampu berucap, apa hatimu mampu membaca gelagatku?

Senin, 11 Maret 2013

Senja

01.59 Posted by Unknown No comments

Senja itu adalah hal yang paling aku sukai. Senja itu punya lembayung yang memberikan cerita tentang kita; aku dan kamu. Entah mengapa, sejak hari itu, aku makin menyukai senja. Tuhan mempertemukan kita melalui dia; senja. Tuhan menyatukan kita saat ada dia; senja. Ah, terlalu banyak cerita tentang kita, Aku, kamu, dan senja.

"Hai Ver, lo ngapain disini? Nunggu matahari terbenam lagi? Kurang kerjaan amat sih!" lelaki itu menghampiriku yang tengah duduk ditaman komplek.

"Ya terserah gue dong! Lagian lo juga ngapain disini ha?" tanyaku kepada Andre, laki-laki itu.

"Gue? Ya biasalah nemenin gadis kecil yang hobinya nungguin senja terus nunggu lembayung yang katanya indah itu. Please itu gak penting banget." jawabnya, Andre.

"Ya elo siapa suruh coba nungguin gue? Gak ada kerjaan? Cucian dirumah gue masih numpuk noh lo cuciin gih!" jawabku sambil terkekeh pelan. Ah aku memang senang menggodanya. Senang saat dia kalah berdebat denganku. Senang saat....... Dia menemani aku, bersamaku.

"Lo kok gitu banget sih sama gue? Gue nangis nih! Hahaha"

"Nangis aja! Gue gak peduli!"

"Beneran lo ngga peduli? Kalo sekarang gue mati, lo ngga akan peduli? Kalo gue ninggalin lo, lo ngga akan peduli? Yakin?"
Andre membalikkan tubuhnya. Putus asa sepertinya. Ah, dia itu memang senang bercanda. Aku pun berlari mengejarnya. Lalu memeluknya dari belakang.

"Jangan tinggalin gue. Gue sayang sama lo. Please, jangan pernah tinggalin gue, Andre."
Dia membalikkan tubuhnya, memelukku. Ah, pelukan itu. Lagi-lagi pelukan itu. Aku senang, dia mendekapku dengan hangat. Mengalirkan setiap energi cintanya untukku. Tuhan, aku mencintainya.

"Gue ngga akan pernah ninggalin lo. Gue juga sayang sama lo. Sayang banget. Lo, satu-satunya cewek yang udah bikin gue gini. Gue bisa gila kalo lo tinggalin gue. Gue janji bakal selalu ada buat lo, selalu disamping lo, Vera."

Andre, lelaki yang selama kurang lebih setengah tahun ini menemani keseharianku. Menemani aku kemanapun aku pergi. Sungguh, aku mencintainya. Aku menyayanginya. Aku....... Tak mau kehilangannya.

0 komentar:

Posting Komentar