Kali ini aku belajar banyak tentang mencintai. Ya, mencintai kamu. Mungkin sebaiknya dari awal aku tidak boleh terlalu melarutkan perasaan ini. Tapi, nasi sudah menjadi bubur, kan? Sama kayak gula yang di larutkan dalam air. Ngga bisa balik ke bentuk gula semula. Sama kayak perasaan aku. Nggak bisa kembali kayak kita ga kenal. Terlalu menyakitkan dan itu ngga mudah. Mungkin seharusnya mencintai dalam diam lebih cocok untukku. Aku tidak pernah menyesal untuk perasaan ini. Bagaimana pun, ini perasaan yang indah walaupun bumbu-bumbunya tak semanis perasaannya. Walaupun perjuangannya penuh luka. Walaupun...... Ah, sudahlah. Aku ngga tau harus gimana lagi sekarang. Mempertahankan ternyata memang ngga pernah semudah mendapatkan. Sama seperti aku yang sulit mempertahankanmu. Berbahagialah, karena bahagiamu segalanya untukku. Iya, untuk aku. Aku ngga pernah nyesel punya rasa ini buat kamu. Justru perasaan ini mengajarkan aku untuk selalu menjadi orang yang hebat, menjadi seseorang yang kuat. Walaupun pada faktanya, mencoba menjadi seseorang yang kuat 'luar-dalam' itu ngga mudah. Iya, kenyataan memang terlalu pahit untuk di dengar. Terlalu sulit untuk dijalani. Tapi, lebih baik menerima kenyataan daripada menerima kebohongan, Right? Hahahaha
Tahu lagu Always Be My Baby ? Itu mungkin cocok ya.... Haha. Miris. Menyakitkan. Haha
Tapi aku bersyukur masih punya orang-orang yang sayang sama aku. Walaupun aku jauh lebih sayang kamu hehe. Be right back, ya!
Kamu bisa, kamu kuat, Haw!
0 komentar:
Posting Komentar